Senin, 13 Mei 2013

Perubahan Sosial Budaya


Perubahan adalah sebuah kondisi yang berbeda dari sebelumnya. Jika dilihat dari segi cepat atau lambatnya perubahan, maka perubahan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Perubahan yang terjadi secara cepat dan secara lambat.
  Perubahan sosial budaya secara cepat dinamakan revolusi, prosesnya berlangsung secara tiba-tiba. Namun, mengakibatkan perubahan yang sangat mendasar sehingga berdambak luas. Misalnya proklamasi kemerdekaan RI yang mengubah bangsa indonesia dari bangsa terjajah menjadi bangsa yang merdeka.
  Adapun perubahan sosial budaya yang terjadi secara lambat disebut evolusi, prosesnya berlangsung sangat lambat dalam jangka waktu yang lama dan perubahan terjadi sedikit demi sedikit. Misalnya, semangat kegotong-royongan pada masyarakat indonesia yang dahulu kental terasa mulai bergeser.
Ciri-ciri:
a. Revolusi (perubahan secara cepat)
vMembutuhkan waktu singkat
vPerubahannya besar karena menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan
vPerubahan disadari/direncanakan
vSeringkali diikuti oleh kekerasan dan menimbulkan konflik.
b. Evolusi (perubahan secara lambat)
v Memerlukan waktu lama
vPerubahannya kecil
vPerubahan tidak disadari oleh masyarakat
vTidak diikuti oleh konflik atau menimbulkan kekerasan.


2. Perubahan yang pengaruhnya kecil dan pengaruhnya besar.
Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung bagi masyarakat. Contoh perubahan kecil adalah perubahan mode rambut atau perubahan mode pakaian.
  Sebaliknya, perubahan besar adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh berarti bagi masyarakat. Contoh perubahan besar adalah dampak ledakan penduduk dan dampak industrialisasi bagi pola kehidupan masyarakat.
3. Perubahan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki.
         Perubahan yang dikehendaki/direncanakan adalah perubahan yang sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak-pihak tertentu yang ada dalam masyarakat. Perubahanyang tidak dikehendaki/tidak direncanakan adalah perubahanyang tidak diperkirakan adalah perubahan yang tidak diperkirakan sebelumnya. Biasanya perubahan yang tidak dikehendaki muncul sebagai dampak dari perubahan yang direncanakan.
Bila dilihat dari sisi maju dan mundurnya, maka bentuk perubahansosial dapat dibedakan menjadi:
1.Perubahan sebagai suatu kemajuan (progress).
Perubahan sebagai suatu kemajuan merupakan perubahan yang memberi dan membawa kemajuan pada masyarakat. Hal initentu sangat diharapkan karena kemajuan itu bisa memberikan keuntungan dan berbagai kemudahan pada manusia. Perubahan kondisi masyarakat tradisional, dengan kehidupan teknologi yang masih sederhana, menjadi masyarakat maju dengan berbagai kemajuan teknologi yang memberikan berbagaikemudahan merupakan sebuah perkembangan dan pembangunan yang membawa kemajuan. Jadi, pembangunandalam masyarakat merupakan bentuk perubahan ke arahkemajuan (progress).Perubahan dalam arti progress misalnya listrik masuk desa, penemuan alat-alat transportasi, dan penemuan alat-alatkomunikasi. Masuknya jaringan listrik membuat kebutuhanmanusia akan penerangan terpenuhi; penggunaan alat-alat
  Elektronik meringankan pekerjaan dan memudahkan manusia memperoleh hiburan dan informasi; penemuan alat-alat transportasi memudahkan dan mempercepat mobilitas manusia proses pengangkutan; dan penemuan alat-alat komunikasi modern seperti telepon dan internet, memperlancar komunikasi jarak jauh.
2.Perubahan sebagai suatu kemunduran (regress).
Tidak semua perubahan yang tujuannya ke arah kemajuan selalu berjalan sesuai rencana. Terkadang dampak negatif yang tidak direncanakan pun muncul dan bisa menimbulkan masalah baru.Jika perubahan itu ternyata tidak menguntungkan bagimasyarakat, maka perubahan itu dianggap sebagai sebuah kemunduran.
  Misalnya, penggunaan HP sebagai alat komunikasi. HP telahmemberikan kemudahan dalam komunikasi manusia, karenameskipun dalam jarak jauh pun masih bisa komunikasi langsungdengan telepon atau SMS. Disatu sisi HP telah mempermudahdan mempersingkat jarak, tetapi disisi lain telah mengurangikomunikasi fisik dan sosialisasi secara langsung. Sehinggateknologi telah menimbulkan dampak berkurangnya kontak langsung dan sosialisasi antar manusia atau individu.

0 komentar:

Poskan Komentar